Mengenal Penyakit Kawasaki Pada Anak serta cara Penyembuhan

Diposting pada

Mengenal Penyakit Kawasaki Pada Anak – Penyakit kawasaki adalah penyakit yang melibatkan kulit, mulut, dan kelenjar getah bening, dan pada umumnya menyerang anak-anak yang berada di bawah usia 5 tahun. Seperti namanya, penyakit kawasaki pertama kali terjadi di Jepang pada tahun 1967. Dr. Tomisaku Kawasaki memperkenalkan penyakit baru ini kepada warga dunia dan setidaknya 50 balita terserang Penyakit Kawasaki Pada Anak. Penyakit ini paling umum di antara anak-anak yang memiliki keturunan Jepang dan korea, dan di Amerika Serikat, penyakit kawasaki disease hanya terjadi pada 19 dari setiap 100.000 anak-anak, tetapi dapat dipastikan tidak ada kaitannya pada kelompok etnis tertentu.

Gejala Penyakit Kawasaki

Perlu diketahui bahwa penyakit ini tidak dapat dicegah, tetapi selalu memiliki gejala dan tanda-tanda yang bermunculan secara bertahap.

Penyakit Kawasaki Pada Anak

Tahap pertama biasanya terjadi selama 2 minggu, dan biasanya melibatkan penyakit demam yang naik turun dan terjadi secara terus-menerus, umumnya lebih tinggi dari 39 derajat celcius, dan berlangsung selama paling tidak 5 hari.

Beberapa gejala yang dapat terlihat pada anak:

  • Kemerahan parah pada mata
  • Terdapat bekas merah-merah pada perut, dada, dan alat kelamin
  • Bibir terlihat merah, kering, dan pecah-pecah
  • Lidah terlihat bengkak, memiliki sebuah lapisan putih, dan sebuah benjolan merah besar
  • Iritasi dan sakit tenggorokan
  • Telapak tangan dan telapak kaki terlihat bengkak dan memiliki warna ungu kemerahan
  • Terjadi pembengkakan pada kelenjar getah bening

Pada tahap kedua biasanya terjadi setelah 2 minggu dari saat demam terjadi, kulit dan tangan mulai terlihat mengelupas dalam jumlah besar. Penderita penyakit mulai terlihat mengalami nyeri pada sendi, muntah-muntah, dan diare. Jika beberapa gejala dan tanda-tanda di atas terjadi, segera menghubungi dokter Anda.

Diagnosa Penyakit Kawasaki

Sampai saat ini, belum ada tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi Penyakit Kawasaki Pada Anak. Sehingga, biasanya dokter mengevaluasi gejala yang terjadi pada anak sebagai diagnosanya. Beberapa gejalanya sudah kami berikan di atas dan dapat langsung dibaca. Jika ada kemungkinan terjadinya penyakit kawasaki, dokter akan melakukan sebuah tes yang memantau fungsi jantung pada penderita, dan juga mengambil sampel darah dan urin untuk menyingkirkan kemungkinan terjadinya penyakit lain seperti demam berdarah, campak, atau reaksi alergi obat.

Penyebab Penyakit Kawasaki

Walaupun penyakit ini sudah ditemukan hampir 1/2 abad yang lalu, tetapi penyebab penyakit kawasaki sampai saat ini masih belum diketahui, tetapi jika orang tua mengetahui gejala penyakit kawasaki dini, anak-anak dengan yang mengidap dapat sepenuhnya pulih dalam beberapa hari. Jika tidak segera ditangani, dapat mengakibatkan komplikasi serius yang dapat mempengaruhi jantung.

Komplikasi Penyakit Kawasaki

Salah satu komplikasi yang paling menakutkan adalah penyakit jantung. Sekitar 20% sampai 40% anak yang menderita penyakit kawasaki memiliki komplikasi pada jantung mereka setidaknya sekitar 7 sampai 8 minggu setelah demam terjadi. Jika tidak ditangani secara cepat, penyakit ini akan merusak sistem pembuluh nadi koroner yang berhubungan langsung pada jantung. Kerusakan yang terjadi akan membuat bagian dalam nadi semakin menyempit hingga tersumbat. Alhasil aliran darah yang membawa sari-sari makanan untuk jantung akan terganggu dan cepat atau lambat terjadi kematian otot pada jantung. Penyakit ini disebut myokard infark, dan lama kelamaan akan menyebab penyakit gagal jantung yang berakibat pada kematian.

Demikianlah tadi ulasan kita kali ini tentang Penyakit Kawasaki Pada Anak. Semoga bisa memberikan informasi dan menambah wawasan. Semoga bermanfaat, terimakasih.